Tips Jual Beli Online Agar Tidak Tertipu, Sudah Tahu?

Kubelick.com – Saat ini, jual beli online sudah menjadi lifestyle yang tidak bisa dipisahkan berbagai kalangan. Baik masyarakat di kota maupun di desa, semuanya sudah mulai paham mengenai konsep jual beli online ini.


Tips Jual Beli Online Agar Tidak Tertipu

Sayangnya, jual beli online tidak semulus yang kita kira. Masih ada saja oknum atau pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Mereka melakukan manipulasi, kecurangan dan tindak penipuan saat jual beli online. Aksinya pun tidak sungkan-sungkan, mereka sangat ‘niat’ melakukan penipuan hingga jatuh korban. Strategi dan modus yang ‘ajimumpung’ sudah marak beredar dimana-mana.

Sasaran empuk aksi mereka tentu saja orang-orang yang masih awam jual beli online. Karena kurangnya pengalaman dan ilmu jual beli, mereka-mereka ini sangat mudah terjebak berbagai modus penipuan.

Sungguh malang tentunya kalau ada orang yang menjadi korban para penipu ini.

Maka dari itu, kesempatan kali ini kami akan membahas beberapa tips jual beli online agar tidak tertipu. Silakan simak pembahasannya!

Tips Jual Beli Online Agar Tidak Tertipu – Anda Sebagai Pembeli


1. Selalu Waspada Jika Ada Penjual yang Suka Iming-iming
Intinya, jangan selalu percaya 100% apa yang dikatakan penjual. Sebagai pembeli, Anda harus selektif dan ‘sedikit’ cerdas untuk menilai apakah mereka penipu atau bukan.

Ciri-ciri penipu jual beli online yaitu:
  • Menawarkan sesuatu yang tidak lazim (misalnya diskon HP All Item cuma 500 ribu, padahal Anda sudah tahu bahwa HP itu harganya berada dikisaran 3 juta ke atas).
  • Penawaran ditawarkan melalui SMS/Telepon (mayoritas aksi penipuan biasanya melalui SMS/Telepon, karena dititik inilah korban sulit mengetahui identitas asli penipu).
  • Menggunakan domain website gratisan (contohnya situs dengan domain subdomain .blogspot, .wordpress, .ga, .tk - intinya kurang professional).
Modus penipuan itu banyak, beberapa hal di atas salah satunya.

2. Gunakan Jasa Rekber (Rekening Bersama)
Jual beli online jauh lebih aman jika kita menggunakan rekening bersama atau rekber. Apa itu rekber? Simpelnya, rekber itu menggunakan jasa perantara (pihak ketiga) sebagai pengaman.
Alurnya seperti ini : Pembeli transfer dana ke jasa rekber > Jasa rekber menghubungi penjual > Penjual memberikan produk ke pembeli > Pembeli mengecek produk > Jika produk sesuai, maka dana dari jasa rekber dilanjutkan ke penjual.
Dengan menggunakan cara ini, kita sebagai pembeli bisa meminimalisir aksi penipuan. Karena kalau barang tidak cocok, dana yang sudah dikirim ke jasa rekber bisa dikembalikan.

Contoh penggunaan jasa rekber yaitu saat jual beli online di Tokopedia dan marketplace lainnya. Namun bagi para internet marketer seperti saya, biasanya menggunakan jasa rekber terpercaya seperti P-Store.net milik Mas Tri Hariyanto.

Sudah berkali-kali saya menggunakan jasa beliau dan sangat memuaskan. Sejauh ini, transaksi saat bekerjasama dengan jasa rekber P-Store belum pernah mengalami hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Cek Nomor Rekening di Situs Daftar Penipu
Karena kegelisahan yang banyak dialami pengguna, akhirnya ada orang-orang yang berinisiatif untuk membuat situs pelaporan penipu. Para korban yang sudah tertipu bisa menghubungi admin dan mengisi berbagai keterangan.

Yang menjadi tolak ukur tentu nomor rekeningnya, kalau nomor rekening pelaku sudah terdaftar di situs tersebut, maka akan ada pemberitahuan bahwa nomor rekning tersebut sudah pernah melakukan penipuan.


Tips Jual Beli Online Agar Tidak Tertipu

Contoh situs yang bisa Anda gunakan yaitu Penipu.co.id dan Kredibel.co.id.

Tips Jual Beli Online Agar Tidak Tertipu – Anda Sebagai Penjual


Bukan hanya pembeli saja yang bisa kena tipu, penjual juga bisa. Kok bisa?

Seperti yang kita tahu, modus penipuan di dunia online itu sangat beragam. Jadi wajar saja jika penipu itu menyamar sebagai pembeli. Saya sebagai penjual juga pernah ditipu pembeli, bahkan nominalnya cukup besar. Karena keteledoran saya, maka kerugian tidak bisa dihindarkan.

Sekiranya, beberapa hal ini bisa mengantisipasi penipuan jual beli online - jika Anda sebagai penjual.

1. Pastikan Dana Sudah Benar-benar Masuk


Jangan langsung percaya bahwa pembeli sudah transfer ke Anda karena sudah mengirim bukti transfer. Anda harus mengecek terlebih dahulu di mutasi rekening, sudah masuk atau belum. Pokoknya, dana harus sudah benar-benar di tangan Anda baru konfirmasi pesanan ke pembeli.

Saat ini, bukti transfer juga bisa dimanipulasi dengan software pengedit foto. Meskipun bukti transfernya terlihat nyata, mungkin kata-katanya sudah dimanipulasi. Jadi, hati-hati!

Wajib hukumnya untuk mengecek dana secara langsung. Lebih amannya lagi, biasakan untuk menggunakan kode unik atau invoice saat meminta pembayaran kepada pembeli. Selain untuk memudahkan, ini juga bisa meningkatkan keamanan pada sistem pembayarannya.

2. Hati-hati dengan Rekber

Kalau ingin rekber, Anda sebagai penjual harus menghubungi pihak jasa rekbernya. Jangan malah sebaliknya, pembeli yang menghubungi jasa rekber.

Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya jasa rekber yang digunakan malah punya si pembeli. Kok bisa? Mereka tentu bisa saja membuat akun kloningan atau tipuan supaya penjual terkena tipu.
Anda harus benar-benar selektif dan pastikan jasa rekber yang digunakan terpercaya.
Nah, mungkin itu saja beberapa tips jual beli online agar tidak tertipu. Anda memang diharuskan untuk tetap waspada dalam transaksi jual beli entah itu sebagai pembeli ataupun sebagai penjual. Jangan langsung percaya 100% dana sudah masuk, pastikan terlebih dahulu dengan melihat mutasi rekening.

Banyak korban penipuan tentu dikarenakan faktor ketidaktahuan akan maraknya modus penipuan yang ada diinternet.

Semoga informasi ini bermanfaat, jika Anda memiliki informasi tambahan silakan tambahkan di komentar ya.

0 Response to "Tips Jual Beli Online Agar Tidak Tertipu, Sudah Tahu?"

Posting Komentar

Yakin gak mau komen?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel