13 Cara Agar Video Youtube dilihat Banyak Orang, Wajib Anda Coba!

Supaya video Youtube dilihat banyak orang, kita harus berkerja lebih keras. Harus ada strategi dan implementasi yang benar-benar matang.

Terlebih, saat ini banyak sekali creator Youtube yang bermunculan. Video mereka bahkan bisa mendapat banyak penayangan (views) berkat kejelian mereka melihat peluang.

Kalau kita sendiri tidak pintar mengatur strategi, maka kecil kemungkinannya video kita dilihat banyak orang.

Cara Agar Video Youtube dilihat Banyak Orang

Strategi dan perencanaan tentu sangat penting bagi Youtubers untuk menghasilkan uang dengan Google AdSense. Semakin banyak video dilihat, semakin banyak pula potensi penghasilan yang didapatkan.

Sayangnya, ada beberapa pihak yang ingin mendapatkan hasil secara instant. Mereka tidak ingin melalui prosesnya sehingga melakukan cara-cara curang.

Tindakan semacam ini tentu akan merusak ekosistem Youtube dan bahkan bisa merugikan diri mereka sendiri, misalnya channel mereka terkena banned. Kita tentu tidak mau seperti ini kan?

Untuk itu, sebaiknya gunakan cara-cara yang natural saja. Cara natural ini maksudnya yaitu mendatangkan pengunjung secara alami dan tidak memanipulasi jumlah tayangan.

Penayangannya benar-benar dari penonton asli, bukan scam atau bot yang secara langsung menyalahi kebijakan program Youtube. Selain karena manipulatif, teknik blackhat semacam ini mungkin tidak akan masuk dalam hitungan.

Sistem kerja yang ditawarkan Youtube saat ini tentu jauh lebih canggih dan bisa mendeteksi penonton yang tidak wajar.

Nah, kesempatan kali ini kita akan belajar bersama bagaimana cara agar video youtube bisa dilihat banyak orang. Setidaknya, beberapa hal ini bisa membantumu sebagai seorang content creator Youtube.


1. Riset Konten : Mencari yang Sedang Viral untuk Meningkatkan Popularitas


Selain sebagai sosial media yang cukup besar, Youtube juga bisa dikatakan sebagai salah satu mesin pencari terbaik setelah Google. Kita bisa dengan mudah mencari apa saja yang diinginkan mulai dari hiburan, berita, informasi, review maupun tutorial.

Potensinya begitu besar!

Untuk itu, kita sebaiknya melakukan riset terlebih dahulu agar videonya bisa dilihat banyak orang. Riset konten video bisa dilakukan dengan mengamati sosial media atau riset langsung di Google Trends.

Cara risetnya juga mudah. Kita hanya perlu masuk ke halaman Google Trends > pilih target negara (misal Indonesia) > cari kata kunci yang sedang jadi trending selama beberapa hari terakhir.

Tips:
  • Riset konten ini bisa ditujukan untuk jangka pendek dan jangka panjang. Kalau untuk jangka pendek, maka konten yang lagi trending selama sepekan merupakan pilihan yang tepat. Sayangnya, konten seperti ini mudah basi dan pengunjung hanya akan melihatnya sesaat. Menggunakan sosial media dan Google Trends bisa memudahkanmu dalam pencarian konten seperti ini.
  • Sedangkan untuk jangka panjang, konten yang harus dibuat adalah yang selalu dibutuhkan bahkan untuk beberapa tahun mendatang (konten evergreen). Misalnya saja kamu membuat konten tentang ‘Cara Mengobati Jerawat untuk Pria’. Ini tentu sangat dibutuhkan dan akan dicari terus menerus sehingga kita bisa mendapat tayangan yang banyak. Untuk mencari topik semacam ini, manfaatkan saja Google. Ketikkan kata kunci, gali lebih dalam, buat jadi video dan upload. Beres!


2. Optimasi Judul, Deskripsi dan Tag : Biar Gampang dicari...


Sama seperti Google, Youtube juga memiliki mesin pencariannya sendiri. Untuk itu, penting bagi kita untuk optimasi konten mulai dari judul, deskripsi maupun tag.

Optimasi konten ini sangat cocok untuk konten yang dibuat jangka panjang, karena biasanya pengunjung akan mencari-carinya di kotak telusur terlebih dahulu. Kalau konten kita ditemukan di posisi atas, maka sangat mudah untuk dilihat banyak orang.

Kalau optimasinya benar dan kata kunci yang ditarget memiliki pencarian bulanan yang tinggi, mungkin videonya bisa muncul di Google. Jadi kita bisa mendapat 2 keuntungan sekaligus.

3. Buat Thumbnail Gambar Menarik dan Anti-mainstream


Untuk menggiring orang menonton video kita, buatlah thumbnail gambar yang menarik. Semakin pintar kita membuat desain gambar, semakin banyak pula peluang kita mendapat penonton.

4. Fokus di “15 Detik Pertama” : Ini adalah Kunci!


Seperti yang kita tahu, di Youtube itu ada banyak sekali video. Kalau konten yang kita buat biasa-biasa saja, maka sulit rasanya bersaing dengan channel Youtube lain.

Kita bisa membuat ciri khas tersendiri di 15 detik pertama supaya lebih dikenal oleh penonton atau subscriber kita. Di 15 detik pertama, penonton akan memutuskan untuk lanjut menonton atau tidak.

Kalau konten yang dibuat hanya ‘gimmick’ dan tidak sesuai judulnya tentu mereka akan melihat channel Youtube lain. Mereka akan memilih yang lebih BERFAEDAH, BERMANFAAT dan MEMBERI SOLUSI.

5. Buat Topik Video Sesuai dengan Kategori Channel


Untuk mendulang pengunjung yang banyak, ada baiknya jika kita membuat channel yang membahas 1 topik khusus saja.

Bila kamu punya banyak video yang ingin diunggah, pisahkan saja videonya ke dalam beberapa channel. Hal ini dilakukan agar video tidak campur aduk dan bisa dioptimasi menjadi 1 kategori (playlist). Nantinya, pengunjung juga akan sangat mudah dalam menelusuri setiap video yang kita buat.

Selain untuk meningkatkan tayangan video Youtube, strategi ini juga akan membuat channel lebih SEO friendly dan mudah dicari pengunjung.

6. Buat Video Original Berkualitas, Pikirkan Juga Shareability!


Untuk menjadi seorang Youtuber dengan jumlah penayangan yang tinggi, kita harus membuat video yang unik dan berkualitas.

Minimal dengan memerhatikan resolusi video, pengambilan gambar dan topik bahasan yang dipilih. Dengan video yang berkualitas, penonton jadi dapat menikmati apa yang kita sampaikan. Selain itu, konten kita bisa mengungguli channel lain yang masih terlihat biasa-biasa saja.

Sekarang, Youtube sudah mampu memutar video beresolusi 8K (7680 x 4320). Tetapi dengan resolusi 1080p, 720p & 480p, videonya juga sudah cukup bagus.

Kalau videonya berkualitas dan memberikan manfaat, penonton akan sukarela membagikannya ke orang-orang di sosial media. Keuntungan bisa berlipat ganda...

7. Buat Judul yang Unik Tapi Tidak Membohongi


Jangan beri judul video yang tidak sesuai dengan isinya. Kalau kita menipu, maka reputasi channel kita menjadi taruhannya. Mereka pasti akan kapok untuk kembali melihat video-video yang sudah kita upload.

Subscriber juga akan hilang dengan sendirinya. Untuk itu, cobalah gunakan judul yang sesuai dengan isi kontennya.

Menggunakan judul yang ‘click bait’ sebenarnya boleh-boleh saja, asalkan jangan sampai menghilangkan esensi dari isi kontennya. Kalau ingin belajar judul click bait, intip saja channelnya Deddy Corbuzier. Rata-rata judulnya itu penuh gimmick dan click bait, namun isinya masih revelan dengan judul.


8. Perbanyak Konten : Makin Banyak Makin Baik


Kuantitas itu penting, tapi kualitas juga tidak kalah pentingnya. Jangan pikirkan kuantitas kalau kualitas video kita masih buruk.

Coba buatlah video yang berkualitas terlebih dahulu, baru perbanyak konten. Penonton tentu akan lebih tertarik jika ada video lain yang relevan antara satu dengan lainnya.

Selain itu, mereka mungkin akan subscribe ke channel kita karena tertarik untuk mengikuti video selanjutnya. Strategi semacam ini tentu akan mendorong mereka untuk terus melihat video yang baru diupload.

Sebaliknya, jika channel kita hanya memiliki 2-5 saja maka akan susah mendapat subscriber. Kalau subscriber susah, penayangan juga susah.

9. Promosikan Video Setelah Upload Supaya dilihat Banyak Orang


Kalau sudah mengunggah video, kita harus melakukan promosi agar lebih banyak dilihat orang. Kita bisa mempromosikannya melalui sosial media atau situs pribadi kita.

Jika videonya menarik untuk dibagikan orang lain, maka mungkin saja video kita akan viral dan masuk trending Youtube. Yah, siapa tahu?


10. Tingkatkan Subscribers


Subscribers atau pelanggan merupakan pengguna yang mengikuti aktivitas di channel kita.

Kalau ada video baru, mereka akan mendapatkan notifikasi. Dengan begitu, video baru kita memiliki peluang untuk dilihat lebih banyak orang.

Logikanya sih sederhana, kalau channel kita berkualitas dan bermanfaat bagi orang lain, maka orang-orang akan dengan senang hati subscribe channel kita.

Sebagai contoh, kita amati saja channel milik Wesley Huang. Di channelnya ada banyak sekali tips berpenampilan menarik untuk pria, konten dan topik bahasannya juga segar-segar. Bisa dibilang, channelnya itu sangat membantu teman-teman yang ingin tampil ganteng dan stylish. Wajar jika banyak anak muda yang subscribe channelnya, bahkan sejak artikel ini ditulis sudah tembus lebih dari 100 ribu subscribers.

Terbukti, konten yang informatif dan memberi manfaat bagi orang lain akan sangat menguntungkan.

Tips :
  • Jangan lupa, bikin triger sedikit, misalnya di awal atau akhir video. Bikin kata-kata yang menjadi karakteristik channel kita masing-masing.
  • Kita bisa tiru konsep Youtuber sukses di Indonesia seperti Tim2One – Chandra Liow : “Hello good people in the world ” atau Agung Hapsah : “Stay Classy”.

11. Lebih Interaktif dengan Penonton


Content creator yang sering berinteraksi dengan penontonnya tentu memiliki daya tarik tersendiri dibanding yang pasif dan acuh. Penonton dan subscriber tentu lebih senang content creator yang seperti ini.

Salah satu cara yang bisa dicoba yaitu dengan aktif membalas komentar, menjawab pertanyaan mereka dengan video (Q&A misalnya) atau membuat video request dari para subscriber.

Kita juga bisa menanyakan kepada mereka topik seperti apa yang mereka inginkan dan suruh mereka tulis di kolom komentar. Strategi semacam ini biasanya akan manjur dan sangat berdampak terhadap channel Youtube kita.

12. Konsistensi


Salah satu yang harus diupayakan oleh para pembuat video di Youtube adalah meningkatkan jumlah subscriber, karena subscriber ini adalah orang yang berlangganan dan penonton setia setiap video yang Anda unggah.

Membuat channel Youtube yang sukses tidak bisa instant, selalu ada proses yang menyertainya. Diperlukan usaha dan konsistensi untuk menjadi besar.

Kalau kita konsisten, pasti channel Youtube kita akan “jadi” juga. Buat video secara berkala, unggah konten pada hari-hari tertentu (misal setiap Sabtu) supaya banyak yang kenal dengan channel kita.

Perhatikan juga agar orang-orang bisa selalu ingat terhadap konten yang dibuat. Jangan sampai mereka lupa dan bertanya dalam hati “Apa ya tadi nama channelnya?”.

Tips :
  • Konsistensi perlu tekad yang kuat. Kalau kita melempem di tengah jalan maka channel Youtube kita tidak akan berhasil. Untuk mempermudah, buatlah pembiasaan diri seperti tiap 3 hari harus bikin video.
  • Upload pada waktu yang sama agar subscribers semakin lengket dengan channel kita. Misalnya upload video setiap hari Sabtu jam 9 malam secara konsisten di jam tersebut.


13. Adaptasi


Saat tahun 2012 – 2014 yang lalu, video vine sangat trending di dunia per-youtube-an. Sayangnya, sekarang video vine peminatnya sudah sedikit. Tidak seperti dulu.

Penonton seperti sudah bosan dengan video yang itu-itu saja. Butuh sesuatu yang segar dan informatif. Wajar jika channel yang dulu sukses dengan video vine sekarang tenggelam dengan channel yang lain. Kecuali bagi channel yang selalu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan behaviour penonton.

Dulu channel Kevin Anggara sukses besar berkat video vine dan kompilasi Instagram saat masa SMA dulu. Namun lihat, sekarang channelnya tidak terlalu serius menggarap video vine. Sekarang topik bahasannya lebih segar, kualitas editingnya lebih mantap dan resolusi videonya lebih mulus.

Tak hanya Kevin Anggara saja, channel lain juga sama. Mereka yang bisa beradaptasi biasanya akan langgeng dan sukses besar. Punya banyak subscriber dan videonya selalu dibanjiri oleh penonton.

Baca juga : 20 Jenis Konten Video yang Banyak Menghasilkan Uang di Youtube

Beberapa tips yang sudah kami sampaikan sepertinya layak dicoba, khususnya bagi yang masih pemula. Semoga bisa membantu teman-teman mengembangkan channel Youtubenya agar bisa sukses dan dilihat banyak orang.

Good luck bro!

0 Response to "13 Cara Agar Video Youtube dilihat Banyak Orang, Wajib Anda Coba!"

Posting Komentar

Yakin gak mau komen?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel