Daftar Barang yang Harus dibawa Saat Mendaki Gunung, Sudah Tahu?

Untuk mendaki gunung, kita perlu mempersiapkan beberapa hal yang cukup penting. Misalnya mempersiapkan fisik-mental yang kuat, pengetahuan yang cukup dan berbagai perlengkapan untuk pendakian.

Berbicara mengenai perlengkapan mendaki gunung, kita juga harus membawanya se-efektif mungkin namun sudah mencakup semuanya. Kalau membawa barang yang kurang dibutuhkan, maka hanya akan menjadi beban bawaan saja.

 Barang yang Harus dibawa Saat Mendaki Gunung

Semakin bijak dan paham barang apa saja yang dimasukkan ke dalam tas, semakin mendukung pula untuk mendaki. Barang-barang seperti pisau, senter, mantel juga mungkin dibutuhkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kesempatan kali ini kami akan membeberkan beberapa tips memilih barang yang harus dibawa saat mendaki gunung. Untuk mempermudah, kami akan mengkategorikannya menjadi barang bawaan pribadi dan barang bawaan kelompok.

Yuk, langsung saja...

Ini Dia Beberapa Barang yang Harus dibawa Saat Mendaki


Perlengkapan Pribadi


1. Sepatu Gunung Berkualitas Baik untuk Menyusuri Jalur Pendakian


Untuk melindungi kaki, kamu tentu harus menggunakan alas kaki. Meski menggunakan sandal gunung sudah cukup, namun menggunakan sepatu gunung tentu jauh lebih safety.

Biasanya  harga sepatu gunung ini lebih mahal dibanding sepatu biasanya, mengingat desain dan kontur sepatu yang berbeda. Sepatu gunung yang mahal memang berkualitas, namun kita masih bisa mengakalinya dengan mengincar sepatu gunung di kelas middle-end.

Perlu kamu tahu, sepatu gunung memiliki desain khusus dimana ada GRID atau kerutan kasar di bagian bawah sehingga kamu tidak mudah tergelincir.

Alternatif :
  • Kalau kamu punya sepatu olahraga yang ada kerutan/tekstur grid layaknya sepatu gunung, mungkin tidak ada salahnya jika kamu coba.

2. Tas Carrier yang Kuat dan Agak Besar


Tas Carrier atau tas gunung bisa kita gunakan  untuk membawa perlengkapan kita untuk mendaki. Kamu bisa memilih ukuran carrier yang cocok dengan besar badanmu, perkiraan waktu perjalanan serta memilih barang apa saja yang ingin dibawa.

Kalau kita hanya mendaki selama 2 hari 1 malam, kita bisa menggunkanan tas carrier yang ukurannya sedang misalnya 40L. Lain halnya kalau kamu ingin menyusuri rute yang cukup lama seperti Gunung Rinjani, Gunung Semeru atau Gunung Jaya Wijaya, tas yang kamu bawa haruslah besar misalnya ukuran 70L. Dengan ukuran besar, kamu bisa menambah barang bawaan untuk keperluan pendakian dengan rute yang agak jauh dan panjang.

Jangan lupa, pilih juga tas gunung yang nyaman dan kokoh. Kalau brand tas gunung luar negeri masih kemahalan, kamu bisa mencoba brand lokal kok. Selain harganya lebih murah, ada kok yang kualitasnya bagus. Misalnya carrier dari brand Eiger, Gravell, Rei atau Consina.

3. Raincover Sebagai Pelindung


Agar semakin mumpuni, sebelum membeli carrier kamu harus memastikan terlebih dahulu tasnya ada pelindung hujan. Kalau memang belum ada, kamu juga bisa menambahkannya secara terpisah.

Fungsi raincover ini tentu saja untuk melindungi tas dari hujan atau debu sehingga bisa lebih awet.
Tips: Saat memasukkan barang bawaan, sebaiknya kamu mencoba konsep Ultralight Hiking. Hal ini akan membuat barang bawaan terasa lebih ringan tanpa mengurangi barang yang kamu bawa.

4. Selalu Bawa JAS HUJAN


Kalau kamu sedang mendaki dan tiba-tiba cuaca buruk, maka jas hujan sangat berperan penting. Barang bawaan ini bisa menjaga tendamu dari hujan deras (karena bisa merembes, masuk ke dalam). Kalau tidak membawa barang ini, kamu sendiri yang nantinya akan kewalahan.

5. Sleeping Bag untuk Menjaga Dirimu Tetap Hangat


Saat mendaki gunung, kita tentu tidak akan tahu musibah apa yang akan menimpa. Kalau kita kedinginan (hipotermi), maka menggunakan barang seperti sleeping bag menjadi sebuah keharusan. Meski kita sudah mengenakan jaket, namun sepertinya akan lebih baik jika kita memadukannya dengan sleeping bag saat sedang kedinginan.

Sleeping bag yang beredar di pasaran biasanya terbuat dari bahan Dacron dan Polar dengan karakteristik bahan masing-masing. Cara kerja sleeping bag ini bukan mencipta panas, tetapi hanya menahan lalu memantulkan panas dari dalam tubuh seseorang.
Tips : Pilih sleeping bag yang bisa menutup tubuh, termasuk bagian ujung kaki supaya badan lebih hangat dan bisa cepat sembuh.

6. Bawa Matras untuk Alas Tidur


Selain sleeping bag, kamu juga membawa matras sebagai alas untuk tidur. Biasanya, barang yang satu ini digulung dan diletakkan di bawah tas carrier. Kalau ternyata membawa matras membuat sangat sesak, maka kamu alternatifnya yaitu dengan aluminium foil (pahami konsep ultralight thiking).

Menggunakan aluminium foil ternyata tidak kalah bagus untuk menjaga panas dalam tubuh. Selain lebih murah, barang bawaan yang satu ini juga lebih mudah untuk dibawa. Namun kalau berbicara soal kenyamanan, menggunakan matras tentu lebih baik. Aluminium foil kan tipis sedangkan matras jauh lebih empuk dan berisi.

7. Peralatan Makan dan Minum


Kalau track yang kamu lalui itu cukup panjang, maka mau tidak mau kamu harus membawa peralatan makan dan minum. Kamu bisa membawa piring, sendok, gelas dan air mineral (botol)

8. Makanan yang Cukup untuk Menambah Tenaga


Bawalah LOGISTIK (makanan dan minuman) yang sesuai dengan kebutuhanmu. Ada baiknya, bawa makanan yang mengandung karbohidrat seperti roti, kentang, mie, sereal atau sneakers pengganjal lapar. Bawa juga makanan yang manis dengan glukosa yang lumayan seperti permen, pisang, cokelat, ampyang, wafer atau kurma.


9. Senter dan Lampu Tenda


Membawa perlengkapan pendakian seperti senter dan lampu tenda tentu sangat dianjurkan. Sebaiknya, pilih senter yang bisa menembus kabut atau yang lampu cahayanya berwarna kuning.

Kalau senter yang dibawa menggunakan lampu LED berwarna putih, kamu bisa mengakalinya dengan menempelkan plastik transparan (mika) berwarna kuning. Hal ini ditujukan agar jarak yang bisa ditembus senter menjadi lebih jauh dan bisa menembus kabut.
Tips:
  • Untuk jaga-jaga, kamu juga bisa membawa beberapa senter sebagai cadangan. Bisa juga satu senter di kepala (headlamp) dan satu senter di tangan (standar).
  • Bawa juga baterai cadangannya supaya bisa tetap standby.
  • Untuk lampu tenda atau lampu emergency kecil, kamu bisa memanfaatkannya saat memasak di luar tenda.


10. Trekking Pole


Alat ini bisa membantumu untuk menjaga keseimbangan saat mendaki. Bisa juga untuk menopang tubuh ketika berjalan menanjak atau menurun, mengurangi beban tubuh di kaki dan manfaat lainnya.

Meski kamu bisa menggunakan tongkat atau kayu, namun menggunakan trekking pole yang sesungguhnya tentu jauh lebih nyaman dan mudah digunakan.

11. Kantong Sampah


Katanya anak alam, tapi kok masih suka buang sampah sembarangan? Yakin?

Sebagai anak gunung yang baik, kamu harus senantiasa menjaga lingkungan agar tetap bersih dari sampah. Untuk itu, bawalah kantong sampah jika ingin mendaki gunung.

Kalau bisa, kamu juga bisa memunguti sampah yang ada di sana. Karena selain untuk membersihkan, tindakanmu ini mungkin akan dinilai ibadah. Bahkan, ini menjadi sesuatu yang sangat mengasyikkan!

12. Pakaian untuk Ganti


Nah khusus untuk pakaian selama pendakian, jangan sampai salah dalam memilih pakaian yang sahabat pakai. Bedakan antara pakaian yang digunakan selama pendakian dan pakaian yang digunakan ketika beristirahat tidur.

Bawa pakaian secukupnya, jangan berlebihan. Bedakan pula pakaian yang ingin digunakan saat mendaki dengan pakaian untuk beristirahat.
  • Untuk pakaian mendaki, pilih pakaian yang tidak sesak dan tidak terlalu tebal supaya keringat bisa cepat kering. Bahan yang dianjurkan sebaiknya sintetis, karena lebih mudah mengering dan tidak menampung keringat berlebih.
  • Untuk pakaian saat tidur, sebaiknya gunakan yang rada hangat. Segera ganti baju yang kamu gunakan mendaki dengan baju cadangan. Ini perkiraan jumlah pakaian yang harus dibawa untuk pendakian selama 2 hari:
    • Jacket : 2 potong. Satu untuk mendaki (hangat, menahan dingin) dan yang satunya lagi untuk pulang (lebih tipis, menahan sinar matahari langsung).
    • Kaos kaki : 3 pasang kaos kaki (2 pasang untuk mendaki, 1 pasang untuk tidur dan perjalanan turun).
    • Celana dalam  : Minimal 3 potong
    • Celana pendek : 1 potong
    • Kaos : minimal 2 potong
    • Sarung tangan : 2 pasang (pilih sarung tangan yang hangat dan tidak kaku saat dikenakan).

13. Masker / Buff


Kalau kamu mendaki gunung yang berpasir dan berdebu, pasti akan sangat mengganggu pernafasan. Bisa-bisa SESAK nafas.

Untuk itu, sebaiknya gunakan masker supaya debu dan kotoran terhalangi. Selain itu, masker ini juga bisa mengurangi udara yang masuk ke mulut.

*Selanjutnya, saya singkat saja ya. Biar cepat selesai. Banyak soalnya...

14. Kupluk : Mengantisipasi dingin, efektif untuk menutupi bagian kuping dan telinga. Pilih yang empuk dan nyaman digunakan.

15. Decker : Bisa untuk melindungi lutut dan mengurangi beban lutut terhadap tubuh baik itu saat menanjak atau menurun.

16. Gaiters / Leggers : Digunakan untuk melindungi tungkai kaki bagian bawah dan mengantisipasi masuknya pasir/kerikil yang masuk ke dalam sepatu.

17. Pisau : Untuk memotong makanan yang akan dimasak atau untuk melindungi diri dari serangan hewan buas. Sebaiknya, bawa 2 pisau untuk jaga-jaga.

18. Obat-obatan Pribadi : Kita tidak tahu kapan kita atau teman kita sakit. Untuk itu, wajib hukumnya membawa obat-obatan pribadi. Kalau kamu memiliki penyakit seperti asma, maka bawalah obat-obatan khusus untuk dirimu sendiri (bisa injeksi methylprednisolon, ventolin spray, salbutamol tablet). Bawa juga obat penting lainnya seperti obat anti alergi, obat nyeri, obat luka, minyak kayu putih dan sebagainya.

19. Peralatan untuk kebersihan diri : Bawalah sabun, sabun muka, sampo, sikat gigi, pasta gigi dan handuk kecil.

20. Peralatan dokumentasi : Meski bukan barang wajib, tapi ini juga penting untuk dibawa. Kamu bisa membawa kamera digital atau smartphone saat pendakian. Namun jangan sampai, kamu terlalu sibuk dengan perangkat ini. Nikmatilah setiap langkah pendakian!

21. Perlengkapan komunikasi : Perangkat sepert handphone atau HT mungkin akan membantumu berkomunikasi dengan rekan pendakian.  Untuk penggunaan HT, kamu bisa menanyakan frekuensi basecamp terdekat agar bisa berkomunikasi dengan petugas yang ada.

Peralatan untuk berkelompok


22. Peralatan Navigasi


Mendaki gunung terkadang cukup membingungkan, apalagi kalau yang masih pemula dan belum tahu jalur. Bawalah peralatan navigasi seperti kompas dan GPS untuk memudahkan penentuan arah. Minta juga peta jalur pendakian yang sudah disediakan pihak basecamp agar memudahkan menemukan titik-titik terdekat.

23. Peralatan Masak


Peralatan masak biasanya berupa kompor dan nesting (digunakan secara berkelompok). 1 kompor dan nesting dapat digunakan untuk 3 – 4 orang,  kalau lebih maka waktu memasaknya jadi lebih lama.

Bawa nesting yang ringan untuk dibawa, misalnya nesting TNI. Dalam penggunaan, kita juga harus menyesuaikan dengan jumlah anggota. Kalau hanya 3 orang, maka bawalah kompor spiritus karena ringan. Sedangkan kalau anggota banyak, bawa saja kompor gas portable mini.

Selain kompor, kita juga harus membawa gas Hi Cock. Bawalah gas di sisi luar tas carrier agar makanan di dalam tas lebih safety.


24. Tenda


Untuk mengantisipasi cuaca buruk, bawalah tenda. Sepertinya, tenda ini sangat wajib kamu bawa kalau ingin mendaki gunung selama 2 harian. Dengan adanya tenda, kamu bisa beristirahat dan tidur dengan nyaman.

Tentukan tenda berdasarkan jumlah kelompok. Kalau ada 4 orang anggota, maka pilih tenda dengan kapasitas 6 orang supaya tas bisa dimasukkan ke dalam tenda.

Nah itulah beberapa barang yang harus dibawa saat mendaki. Dengan membawa barang-barang penting ini, kamu bisa mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan seperti cuaca buruk atau mengalami sakit secara tiba-tiba.

Mendaki memang sesuatu yang menyenangkan, namun penting juga bagi kita untuk menjaga keselamatan diri kita masing-masing.

0 Response to "Daftar Barang yang Harus dibawa Saat Mendaki Gunung, Sudah Tahu?"

Posting Komentar

Yakin gak mau komen?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel